“Waktu adalah Uang”

Frase di atas tentu merupakan frase atau kata mutiara yang sudah sering kita dengarkan di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Namun kemudian timbul pertanyaan, “Bagaimana waktu yang merupakan suatu hal yang abstrak bisa sama dengan uang, yang tentu saja bersifat nyata dan materiil?”

Namun sebenarnya, frase anonim tentang waktu (time) tersebut sebenarnya hanyalah untuk menggambarkan dan mendeskripsikan secara singkat betapa penting dan berharganya sang waktu. Kalau kita bertanya pada tokoh-tokoh yang terkemuka dan sukses, pasti jawaban mereka kurang lebih akan mirip dengan frase di atas tersebut.

–          Bill Gates, pendiri Microsoft, bisa menghasilkan $ 250 atau Rp. 2.250.000,00 ($ 1 = Rp. 9.000) setiap detiknya.

–          Perusahaan Google bisa menghasilkan $ 920 atau Rp. 8.280.000.00 ($ 1 = Rp. 9.000) setiap detiknya.

–          Usain Bolt berhasil memecahkan rekor dunia untuk pertama kalinya dalam lomba lari nomor 100 m, setelah mencatat waktu 9.72 detik, hanya berselisih 0.02 detik dari rekor lama yang dipegang oleh Asafa Powell.

Dari tiga contoh fakta di atas saja, kita sudah dapat mengetahui seberapa pentingnya waktu 1 detik saja bagi tokoh-tokoh tersebut, baik dalam bidang olahraga maupun wirausahawan.

Namun, pada faktanya kita (termasuk saya) sering kali menyia-yiakan waktu untuk hal-hal yang tak berguna. Bahkan kita sering lalai dalam penggunaan waktu kita. Oleh karena itu, kita perlu melakukan manajemen waktu (Time Management).

Melalui time management ini, kita akan memperoleh banyak manfaat, seperti :

  1. Pengaturan waktu yang teratur dan jelas dalam setiap harinya.
  2. Adanya tujuan yang jelas dan tepat dalam setiap penggunaan waktu yang kita lakukan.
  3. Terjadinya efisiensi waktu yang signifikan dan tinggi dalam kehidupan kita sehari-hari.
  4. Kemungkinan untuk mencapai target atau tujuan dari setiap kegiatan kita menjadi lebih tinggi, bahkan sangat tinggi dengan adanya time management tersebut.

Namun, kemudian pasti akan muncul pertanyaan besar di dalam benak kita sendiri, Apakah kita mungkin bisa melakukan Time Management secara tepat dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari kita?

Tentu saja jawaban dari pertanyaan di atas teragantung pada diri kita sendiri, ya atau tidak. Apabila kita sendiri memliki keinginan dan motivasi yang kuat, tentu saja time management bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sejujurnya, saya sendiri saat ini juga sedang belajar dan mencoba untuk melakukan time management secara konsisten dan tepat. Sebagai seorang mahasiswa saat ini, saya terus mencoba untuk melakukan pembagian waktu secara tepat dan jelas antara waktu untuk kuliah, untuk part-time job, sebagai anggota dari organisasi di kampus, untuk berolahraga, dan tentu saja untuk istirahat. Harus saya akui bahwa pelaksanaan time management ini sangat memerlukan konsistensi dan keinginan yang sangat kuat, lebih besar dan berat dari yang saya bayangkan awalnya. Akan tetapi, semua itu harus saya coba praktekkan dan lakukan demi manfaat-manfaat yang telah saya sebutkan di atas sebelumnya. Namun, tentu saja time management yang saya lakukan berbeda dengan time management yang dilakukan orang lain, yang memiliki rutinitas yang berbeda dengan saya sebagai seorang mahasiswa. Baik itu sebagai seorang pelajar sekolah, pengusaha, guru, ataupun profesi-profesi lainnya.

Lalu bagaimana dengan teman-teman dan saudara-saudara sendiri? Apakah sudah mencoba untuk melakukan dan mempraktekkan time management dalam kehidupan sehari-hari?

Berikut ini ada beberapa tips dalam mempraktekkan time management yang mungkin berguna dan bermanfaat bagi kita semua :

1.      Buatlah sebuah rencana waktu.

Kita tidak mungkin bisa melaksanakan semua kegiatan sehari-hari kita secara lengkap dan tepat waktu dalam satu hari. Mungkin ada kalanya salah satu aktivitas kita bisa saja terlewati atau tidak terlaksana dengan baik. Jadi, alangkah baiknya jika dalam memulai suatu hari, kita membuat suatu schedule atau jadwal waktu kita dalam satu hari tersebut.

2.      Pemanfaatan waktu prima kita secara benar dan tepat

Dalam satu hari, pasti adakalanya kita memiliki saat di mana konsentrasi dan stamina kita masih maksimal dan adakalanya tidak maksimal (kelelahan). Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita bisa memastikan kapan kedua waktu tersebut terjadi dan kita bisa mengalokasikan aktivitas-aktivitas apa saja yang harus kita masukkan atau kerjakan dalam masing-masing saat atau waktu tersebut. Dan tentu akan lebih baik lagi apabila kita bisa memastikan diri kita masing-masing untuk selalu prima setiap saat.

3.      Kendalikan dan hilangkan setiap gangguan yang muncul.

Pasti adakalanya dalam melaksanakan aktivitas yang telah kita jadwalkan dalam rangka time management, muncul gangguan atau penghalang yang dapat mengakibatkan kita tidak bisa menyelesaikan aktivitas ataupun tugas kita dengan baik ataupun tidak selesai tepat pada waktunya. Jadi pastikanlah bahwa kita dapat menyelesaikan atau mengatasi setiap gangguan atau penghalang yang mucul dalam aktivitas kita sehari-hari.

4.      Jangan terlalu memaksakan diri atau memforsir diri kita sendiri.

Memang alangkah baiknya jika kita dapat menyelesaikan setiap aktivitas kita dengan baik dan tepat waktu, namun janganlah untuk mencapai tujuan tersebut kita harus memaksakan diri atau memforsir diri, seperti lembur kerja. Hal ini akan memiliki dampak-dampak negatif bagi diri kita sendiri, seperti jatuh sakit. Apabila hal tersebut (sakit) benar-benar terjadi, maka tentu saja sendirinya akan mengacaukan rencana time management yang telah kita susun dan rencanakan.

5.      Jangan menyia-nyiakan waktu yang kita miliki.

Oleh karenanya, alangkah baiknya jika kita bisa memanfaatkan setiap waktu yang kita miliki. Jangan pernah menghabiskan waktu kita yang berharga untuk aktivitas yang tidak berguna ataupun sia-sia, seperti menunggu seuatu yang belum pasti.

6.      Evaluasi.

Setelah menyusun dan melaksanakan rencana time management yang kita tetapkan, alangkah baiknya jika mengadakan evaluasi dalam setiap jangka waktu tertentu. Hal ini tentu akan dapat membantu kita menguraikan kesalahan atau kelemahan dari rencana time management kita. Jadi untuk waktu yang akan datang, kita dapat meminimalisir kemungkinan tidak tercapainya tujuan dari rencana time management kita.

Iklan

Mari Berdiskusi, dear GIFTed people :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s